SD 1 TRIRENGGO BERPARTISIPASI PADA HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL (HPSN) KABUPATEN BANTUL


Gambar: Bupati Bantul Bapak Suharsono bersama warga SD 1 Trirenggo

Hari Peduli sampah Nasional (HPSN) jatuh pada tanggal 21 Februari 2019. Adanya peringatan ini dipicu oleh tragedi longsornya sampah di TPU Leuwigajah pada tanggal 21 Februari 2005 yang membuat banyak korban jiwa, pengelolaan sampah yang buruk menjadi salah satu penyebab permasalahan sampah.
Permasalahan sampah tidak bisa diremehkan. Karena itulah, Pemerintah Kabupaten Bantul bertekad mensukseskan Bantul Bebas Sampah pada tahun 2019. Salah satu upayanya adalah memperingati HPSN di Taman Glugut Wonokromo Pleret Bantul pada hari Kamis, 28 Februari 2019.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul Ari Budi Nugroho, ST. M.Sctujuan dari pelaksanaan Hari Peduli Sampah Nasional 2019 yaitu, sebagai upaya membangun kesadaran bersama untuk hidup bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah, mendorong budaya bersih dan produktif di tengah masyarakat dengan dinamika dan partisipasi masyarakat sebagai modal sosial, sebagai upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas tentang permasalahan dan solusi dalam penanganan sampah sejak dari sumbernya serta sebagai upaya untuk mendukung Bantul Bersih Sampah 2019.
Gambar: Kepala SD 1 Trirenggo, Ibu Istiani Nurhasanah, M.Pd turut kerja bakti
Turut andil mensukseskan acara peringatan HPSN Kabupaten Bantul, dipimpin oleh Kepala Sekolah SD 1 Trirenggo, Ibu Istiani Nurhasanah, MPd bersama Guru, Siswa dan POT SD 1 Trirenggo ikut dalam kerjabakti bersih-bersih lingkungan Taman Glugut.


Gambar: Bupati Bantul di Stand Pameran SD 1 Trirenggo
SD 1 Trirenggo juga membuka stand pameran hasil karya siswa yang berasal dari barang-barang bekas. Yang paling menarik dari stand SD 1 Trirenggo adalah adalah penyedot debu yang dirakit dari bahan bekas. Apalagi yang merakit alat ini adalah siswa kelas 5, ananda Muhammad Naufal Adib yang memiliki keistimewaan tuna rungu. Karena inilah SD 1 Trirenggo mendapat apresisasi dari Bupati Bantul, Bapak Suharsono dengan memberikan uang tunai sebesar Rp. 500.000.
Mulai hari ini, mari kita mulai aksi kecil yang bisa dilakukan mulai dari diri sendiri seperti kurangi menghasilkan sampah dengan menggunakan tumbler atau tempat makan dari rumah, menggunakan totebag sebagai penganti kantong kresek, mengambil makanan yang cukup & dihabiskan untuk mengurangi sampah, kurangi tisu, memisahkan sampah dari rumah dan lain-lain itu adalah aksi kecil dan nyata yang bisa kita lakukan dari diri sendiri mulai saat ini untuk bumi yang bersih.
Gambar: Kunjungan Bapak Drs. Didik Warsito, M.Si di Stand Pameran SD 1 Trirenggo

Gambar Kunjungan Ibu Yayuk, dari DLH Kab. Bantul di Stand Pameran SD 1 Trirenggo
Video: Demonstrasi alat penyedot debu dari barang bekas karya Ananda M. Adib. Disaksikan Bapak Drs. Didik Warsito, M.Si



Comments