SIMULASI GEMPA BUMI DI SD 1 TRIRENGGO


SIMULASI GEMPA BUMI DI SD 1 TRIRENGGO

Gambar: HKB 2019 Siap Untuk Selamat
Jumat, 26 April 2019, SD 1 Trirenggo yang telah mendapat predikat Sekolah Siaga Bencana  (SSB) menggelar simulasi bencana gempa bumi mulai dari pukul 09.00–10.00 WIB. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran dari Gubernur DIY nomor 360/4392 tentang Pelaksanaan Kegiatan Simulasi Evakuasi Bencana Serentak di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Simulasi serentak ini diperuntukkan memperingati Hari Kesiapsiagaan Bancana (HKB) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). DIY merupakan salah satu wilayah berpotensi terjadinya bencana. Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mencatat 13 bencana berpotensi terjadi di DIY. Bencana paling besar yang mungkin terjadi yaitu Erupsi Gunung Merapi, gempa bumi dan banjir hingga tanah longsor. Karena itulah masyarakat harus diberi pemahaman terkait dengan mitigasi bencana apapun yang bisa terjadi di wilayah mereka.

Pada kesempatan kali ini, SD 1 Trirenggo dipimpin oleh Kepala Sekolah, Ibu Istiani Nurhasanah, M.Pd menggelar simulasi bencana gempa bumi. Dimulai dari bunyi sirine, warga sekolah mencari tempat berlindung, setelah gempa selesai kemudian menuju lokasi evakuasi denga tertib, pendataan warga sekolah, penjemputan siswa oleh orang tua, hingga simulasi menangani warga sekolah yang menjadi korban bencana.

Di akhir acara, Ibu Istiani Nurhasanah, M. Pd. menegaskan, bahwa kegiatan seperti ini akan rutin diadakan di SD 1 Trirenggo setiap tahunnya, supaya warga sekolah memiliki kesiapsiagaan ketika sewaktu-waktu terjadi bencana gempa bumi. Manfaat lain dari edukasi dan mitigasi bencana ini adalah pencegahan jatuhnya korban yang lebih banyak ketika benar-benar terjadi bencana alam.

Dengan kegiatan ini, diharapkan SD 1 Trirenggo menjadi sekolah tangguh bencana, yang nantinya akan menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya.

Gambar: Warga sekolah berada di titik kumpul untuk di data per kelas






Comments